Si
Melek Bagi Mereka yang Buta
Pendidikan
merupakan jembatan menuju masa depan yang lebih baik, tak ada pendidikan yang
menghancurkan kecuali mereka orang – orang yang tak bertanggung jawab yang
mengancurkannya. Pendidikanlah yang mampu merubah dunia menjadi besar atau
sebaliknya. Pendidikan mengharuskan kita tak hanya sekedar mampu untuk membaca
tetapi juga mampu untuk memahaminya.
Melek
huruf merupakan suatu dambaan bagi mereka orang – orang yang tinggal di desa
pedalaman. Guru bagi mereka merupakan dambaan karena, memang sangat dibutuhkan
peranan guru disana. “Si Melek” saya ibaratkan sebagai guru yang tak hanya
mampu melihat betapa indahnya dunia, tetapi juga mampu melihat bagi mereka yang
buta ( dalam artian buta huruf ).
Banyak
orang – orang desa pedalaman yang tak mampu membaca alias buta huruf, ironi
memang disaat zaman terus berganti, tapi masih ada orang – orang yang tak bisa
membaca dan menulis. Tepatnya di Desa Batetangga, Polewali Mandar, Sulawesi
Barat 65 % masyarakatnya buta huruf alias tidak dapat membaca dan menulis.
Sungguh sangat memperihatinkan memang, namun kini semua masalah sudah mulai
teratasi berkat jasa seorang pemuda yang ikhlas mengajar di Batetangga tanpa
dibayar sepeser pun. Yusran begitulah ia sering disapa, pemuda berusia 30 tahun
ini tinggal 3 km dari Desa Batetangga yang medan tempuhnya sangat sulit. Ia
adalah seorang guru honorer di salah satu sekolah di desanya, ia merupakan satu
– satunya pemuda di daerah tersebut yang mampu menyelesaikan jenjang
pendidikannya hingga S1. Namun, dengan kegigihannya ia bertekad agar – agar
anak – anak desa pedalaman juga harus dan mampu memiliki pengetahuan dan
kecerdasan yang sama dengan mereka yang tinggal di kota. Ia mengajar sejak
tahun 2008, karena kecintaannya dengan pendidikan sampai – sampai upah kerjanya
di gunakan untuk membiayai pendidikan yang ia lakukan, berkat bantuannya kini
banyak anak – anak hingga lansia yang sudah melek huruf.
Seperti
pada film motivasi terdapat kalimat “ i’m blind, please help me “ yang dirubah
oleh seorang wanita menjadi “ it’s beautiful day, but i cant see it “ itulah
kata – kata motivasi yang begitu mengubah dunia, bahwa tak selamanya buta itu
akan selalu menjadi hambatan, begitu juga dengan mereka yang tak bisa membaca, memahami,
dan berhitung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar