Senin, 09 Juni 2014

For The First


Si Melek Bagi Mereka yang Buta


Pendidikan merupakan jembatan menuju masa depan yang lebih baik, tak ada pendidikan yang menghancurkan kecuali mereka orang – orang yang tak bertanggung jawab yang mengancurkannya. Pendidikanlah yang mampu merubah dunia menjadi besar atau sebaliknya. Pendidikan mengharuskan kita tak hanya sekedar mampu untuk membaca tetapi juga mampu untuk memahaminya.

Melek huruf merupakan suatu dambaan bagi mereka orang – orang yang tinggal di desa pedalaman. Guru bagi mereka merupakan dambaan karena, memang sangat dibutuhkan peranan guru disana. “Si Melek” saya ibaratkan sebagai guru yang tak hanya mampu melihat betapa indahnya dunia, tetapi juga mampu melihat bagi mereka yang buta ( dalam artian buta huruf ).

Banyak orang – orang desa pedalaman yang tak mampu membaca alias buta huruf, ironi memang disaat zaman terus berganti, tapi masih ada orang – orang yang tak bisa membaca dan menulis. Tepatnya di Desa Batetangga, Polewali Mandar, Sulawesi Barat 65 % masyarakatnya buta huruf alias tidak dapat membaca dan menulis. Sungguh sangat memperihatinkan memang, namun kini semua masalah sudah mulai teratasi berkat jasa seorang pemuda yang ikhlas mengajar di Batetangga tanpa dibayar sepeser pun. Yusran begitulah ia sering disapa, pemuda berusia 30 tahun ini tinggal 3 km dari Desa Batetangga yang medan tempuhnya sangat sulit. Ia adalah seorang guru honorer di salah satu sekolah di desanya, ia merupakan satu – satunya pemuda di daerah tersebut yang mampu menyelesaikan jenjang pendidikannya hingga S1. Namun, dengan kegigihannya ia bertekad agar – agar anak – anak desa pedalaman juga harus dan mampu memiliki pengetahuan dan kecerdasan yang sama dengan mereka yang tinggal di kota. Ia mengajar sejak tahun 2008, karena kecintaannya dengan pendidikan sampai – sampai upah kerjanya di gunakan untuk membiayai pendidikan yang ia lakukan, berkat bantuannya kini banyak anak – anak hingga lansia yang sudah melek huruf.

Seperti pada film motivasi terdapat kalimat “ i’m blind, please help me “ yang dirubah oleh seorang wanita menjadi “ it’s beautiful day, but i cant see it “ itulah kata – kata motivasi yang begitu mengubah dunia, bahwa tak selamanya buta itu akan selalu menjadi hambatan, begitu juga dengan mereka yang tak bisa membaca, memahami, dan berhitung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar